Ingin Mengirimkan Doa untuk Orang yang Telah Meninggal? Inilah Caranya!

Kabar Duka, Istri Pemimpin Redaksi Republika Meninggal Dunia

Melepas kepergian orang yang dicintai setelah meninggal dunia tentunya bukan hal yang mudah, tetapi kita masih bisa memberikan doa-doa kepada almarhum/almarhumah tersebut, supaya ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi-Nya. Berikut ini merupakan tata cara mengirim doa untuk orang meninggal. Pertama-tama menyebutkan nama almarhum/almarhumah. Saat mengirimkan doa kepada orang yang sudah meninggal, janganlah lupa untuk menyebutkan namanya, supaya memiliki tujuan yang jelas kepada siapa doa tersebut dipanjatkan. Anda juga dapar menambahkan nama ayah di akhir nama orang yang sudah meninggal. Hal tersebut sesuai dengan perkataan Imam Nawawi dalam Al Majmu, yaitu “Pendapat pilihan kami adalah sampainya pahala bacaannya, jika seseorang meminta kepada Allah untuk menyampaikan pahalanya”. Hal tersebut sesuai dengan perkataan Ibnu Sholah, yaitu “Dan hendaknya ia memperjelas dengan doanya itu, kalau ia berdoa untuk si Fulan”.

Kemudian bacakanlah surat Al-Fatihah setelah membacakan doa yang telah disampaikan di atas. Anda juga dapat membacakan surat Al-Fatihah ketika meyalat ke rumah duka.

Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm, al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn, ar-raḥmānir-raḥīm, māliki yaumid-dīn, iyyāka na’budu wa iyyāka nasta’īn, ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm, ṣirāṭallażīna an’amta ‘alaihim gairil-magḍụbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn.

Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukkanlah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”

Supaya lebih jelas, berikut adalah langkah-langkah untuk mengirimkan doa untuk orang meninggal.

  • Mengirimkan Doa untuk Ayah

Khushuushon ilaa ruuhi abii…(sebut nama ayah)bin…(sebut nama ayahnya). Allahumaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu, lahul faatihah.

Artinya: “Terkhusus untuk ruhnya ayahku (nama). Ya Allah ampunilah dia, kasihilah dia, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia, untuknya Al-Fatihah.”

Setelah menyebutkan nama ayah bin nama ayah dari sang ayah, ditutup dengan membacakan doa al-fatihah.

  • Mengirimkan Doa untuk Ibu

Khushuushon ilaa ruuhi ummii…(sebut nama ibu)binti…(sebut nama ayahnya). Allahumaghfir lahaa warhamhaa wa ‘aafihaa wa’fu ‘anhaa, lahal faatihah.

Artinya: “Terkhusus untuk ruhnya ibuku (nama). Ya Allah ampunilah dia, kasihilah dia, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia, untuknya Al-Fatihah.”

Sebutkan nama ibu binti ayah dari sang ibu setelah selesai berdoa, kemudian ditutup dengan membacakan doa al-fatihah.

  • Doa untuk Anak Laki-laki

Khushuushon ilaa ruuhi ibnii…(sebut namanya) binti… (sebut nama ayahnya). Allahumaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu, lahul faatihah.

Artinya: “Terkhusus untuk ruhnya putraku (nama). Ya Allah ampunilah dia, kasihilah dia, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia, untuknya Al-Fatihah.”

Setelah menyebutkan nama anak laki-laki bin nama ayah dari sang anak, lalu ditutup dengan membacakan doa al-fatihah.

  • Doa untuk Anak Perempuan

Sama halnya dengan anak lelaki, panjatkanlah doa yang sama dengan doa di atas, tetapi menggunakan awalan yang berbeda.

Khushuushon ilaa ruuhi ibnati…(sebut namanya) binti… (sebut nama ayahnya). Allahumaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu, lahul faatihah.

Artinya: “Terkhusus untuk ruhnya putriku (nama). Ya Allah ampunilah dia, kasihilah dia, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia, untuknya Al-Fatihah.”

Sebutkan nama anak perempuan binti ayah dari sang anak setelah selesai berdoa, kemudian ditutup dengan membacakan doa al-fatihah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *